5 Kegiatan yang Bisa Dilakukan Untuk Mengatasi Jenuh Anak Selama Pandemi Korona

5 Kegiatan yang Bisa Dilakukan Untuk Mengatasi Jenuh Anak Selama Pandemi Korona- Selalu ada hal-hal yang tak terduga dalam hidup. Seperti yang terjadi saat ini. Virus korona telah membuat semua aktivitas lumpuh untuk waktu yang cukup lama.  Anak-anak yang terbiasa belajar di sekolah sementara harus belajar di rumah. Para pencari nafkah juga harus bekerja dari rumah sampai waktu yang tidak pasti. 

Meskipun proses belajar mengajar tetap berlangsung melalui berbagai perangkat daring, anak-anak tetap punya banyak waktu luang di rumah. Berhubung tidak boleh bepergian ke luar rumah untuk sementara waktu, secara otomatis semua kegiatan anak-anak terpusat di dalam rumah. Hal ini berpotensi menimbulkan kejenuhan pada anak. 

Kali ini aku akan berbagi kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan si sulung Agha ketika sudah selesai mengerjakan tugas dari sekolah. Beberapa kegiatan berikut ini yang sering dilakukan Agha selama di rumah kurang lebih 3 minggu. 

BERMAIN BERSAMA ADIK

Agha memiliki adik berusaha 4 tahun. Jarak mereka berdua 4,5 tahun. Selama ini waktu untuk bisa bermain berdua bisa dibilang sangat terbatas. Si sulung berangkat sekolah saat si adik belum bangun. Ketika pulang sekolah menjelang magrib, hanya lelah yang tersisa. Biasanya mereka hanya bisa bermain selepas magrib, sebelum Agha belajar. Setelah isya si adik sudah tidur. 

Oleh sebab itu, selama libur 3 minggu Agha punya banyak waktu untuk bermain bersama adik. Setelah menyelesaikan beberapa tugas daring, dia bermain lego atau membangun rumah-rumahan dari kamar bersama adiknya. Menjelang zuhur adalah saat yang ditunggu-tunggu karena dia diperbolehkan bermain air bersama adik Gia di teras belakang. 

Namanya juga anak-anak, pasti ada pertengkaran di sela bermain bersama. Tapi tidak butuh waktu lama untuk akur kembali dan melanjutkan bermainnya. tidak mudah menumbuhkan rasa sayang kakak adik.  Kegiatan ini membangun kedekatan emosional antara kakak dan adik. Sebagai bunda, aku hanya sesekali memantau cara mereka bermain. Jika ada hal-hal yang berpotensi membahayakan salah satunya, aku segera menghampiri dan meminta mereka bermain dengan cara yang aman. 

MEMBANTU MEMASAK 

Cita-cita Agha sebelumnya ingin menjadi seorang Youtuber yang bisa keliling dunia. Tapi beberapa hari terakhir cita-cita itu berubah. Agha ingin menjadi seorang Chef. Hal ini karena dia menikmati kegiatan barunya yaitu berkreasi di dapur. 

Selama anak belajar di rumah dan ayahnya juga bekerja dari rumah, aku sengaja memasak sendiri. Aku juga membuat beberapa cemilan kesukaan anak-anak. Tak jarang aku melibatkan Agha untuk membantu di dapur. Memotong tempe, menggoreng tahu bulat, dan membantu menyiapkan bahan-bahan kue adalah contoh kegiatan dia di dapur. 

Agha sangat antusias membantu memasak di dapur. Dia selalu bangga ketika hasil masakannya sudah jadi. Bahkan, suatu siang dia nekad mau membuat ayam krispi di dapur bersama adiknya. Dia semangat menyeluarkan ayam filet dari kulkas dan meracik tepung krispinya. Tapi aku segera menyusulnya ke dapur ketika dia sudah mulai menggoreng ayamnya. 

OLAHRAGA INDOOR BERSAMA AYAH

Sebagai pegawai yang bekerja di zona merah, tenpat kerja Ayah memberlakukan aturan piket. Ayah sehari masuk kantor, sehari bekerja dari rumah. Aturan ini berlaku sudah 2 minggu. Saat ayah bekerja dari rumah, ada satu kegiatan rutin yang dilakukan bersama anak-anak. Kegiatan tersebut adalah olahraga di dalam rumah. 

Jenis olahraga yang dipilih adalah dancing. Jadi, ini yang membuat aktivitas di dalam rumah semakin seru. Menirukan gerakan penari di layar komputer bukan perkara mudah. Apalagi jika musik yang dipilih punya tempo yang cepat. Tawa pun pecah ketika ada yang salah menirukan gerakan penarinya. Jadi, meskipun di dalam rumah, masih bisa membakar kalori. 

BERMAIN GAME ONLINE

Tidak bisa dipungkiri bahwa anak-anak zaman sekarang sangat familiar dengan game online. Begitu juga dengan Agha. Selama pandemic korona, aku tetap memperbolehkan dia bermain game online dengan durasi waktu tertentu. Tentu saja syarat yang harus dipenuhi adalah sudah menyelesaikan tugas dari ustazah dan membantu membersihkan rumah. Jika ayah sedang di rumah, biasanya si sulung ditemani ayah ketika sedang bermain game online. 

MENONTON FILM BERSAMA

Aktivitas seru lainnya selama pandemik korona ini adalah menonton film bersama-sama. Ayah sengaja menyiapkan banyak film yang bisa ditonton bersama-sama agar anak-anak tidak jenuh. Hal ini juga untuk mengobati kekecewaan Agha yang gagal menonton di bioskop karena adanya imbauan dari pemerintah terkait pandemik korona. 

Itulah beberapa kegiatan yang bisa dilakukan anak-anak selama di rumah. Agar mereka tidak jenuh hanya mengerjakan tugas sekolah saja. Masih banyak kegiatan lainnya yang bisa dilakukan dari dalam rumah. Anak-anak tetap ceria meskipun tidak bisa bermain di luar rumah untuk sementara waktu. Semoga korona segera berlalu dan anak-anak bisa beraktivitas dengan normal kembali. 

No comments