Thursday, November 22, 2018

Kenapa dekCrayon?




Kenapa dekcrayon- Hai, berhubung hari ini banyak teman blogger yang menulis sejarah dibalik nama blognya, Aku tiba-tiba juga ingin menulis tentang asal usul kenapa nama blog ini, dekCrayon.id. Selama ini Aku hanya menjelaskan  kepada teman yang bertanya langsung kepadaku. Kadang capek juga harus memberikan penjelasan berulang meski kepada orang yang berbeda. Bahkan dulu sekitar tahun 2010  seorang penulis ternama Asma Nadia saja juga penasaran dengan nama dekCrayon. Saat sesi tanda tangan buku, mbak Asma tanya apa arti dekCrayon. Oke langsung saja ya. Jadi, Blog ini aku buat bareng dengan pembuatan akun sosial mediaku Facebook dan Twitter sekitar tahun 2009 silam.


Cerita bermula saat Aku dan Suami membuat akun Facebook secara bersamaan. Suami yang sudah punya nama julukan crayon sejak di bangku sekolah, membuat akun facebook masCrayon. Kemudian doi membuatkan Aku akun Facebook dengan nama dekCrayon. Alasannya sangat sederhana, karena aku adalah adeknya crayon. Saat itu sebagai pasangan yang sudah menikah setahun tapi belum mempunyai momongan, panggilan mesra kita adalah mas dan adek. Kalau sekarang sih sudah berubah jadi Ayah dan Bunda hahahaha. Jadi kangen dipanggil adek lagi. Kita yang lagi kasmaran di dunia nyata ini, pengen tetap terlihat romatis di dunia maya sehingga akun sosial media dibuat  couple” juga.  Sedangkan Tata adalah nama panggilanku. Sehingga beberapa tahun terakhir nama  dekCrayon Tata sebagai personal brandingku.

Nah, ketika Aku membuat akun Facebook, Aku masih kuliah. Aku ingin setiap tugas yang diberikan dosen tidak hanya tersimpan di laptop setelah selesai dipresentasikan di depan kelas. Aku ingin ilmu yang Aku dapatkan di bangku kuliah seputar hukum baik Hukum Positif maupun Hukum Islam bisa sedikit memberi pencerahan kepada orang yang membacanya. Aku berpendapat tidak semua paham tentang Prosedur Perkawinan, Mahar, Perceraian, Hukum Agraria, Wakaf, Perbankan Syariah, Hukum Pidana, dan semua yang berkaitan dengan Hukum. Akhirnya suami menyarankan pembuatan blog karena orang banyak mencari informasi lewat mesin pencari  seperti Google. Suami menyarankan Aku memakai nama blog  sesuai dengan nama akun Facebook dan Twitter yaitu dekcrayon. Blog gratisan saat itu selain Aku gunakan untuk berbagi ilmu juga sebagai pengganti diary,  sesekali aku isi dengan curhatan alay. Makanya, kalau teman-teman buka blogku arsip tahun 2009 an isinya artikel berat seperti Prinsip Kehati-hatian Bank Syariah, Mustafa Kemal, dan curhatan geje tentang kunyit nongkrong di pipi.  Tapi artikelnya sudah Aku edit tahun lalu menjadi artikel yang lebih bermanfaat tak hanya curhatan semata. Btw, suami juga membuat blog dengan nama mascrayon. Sok romatis bangetkan kita? Sosmed dan blog aja couple.

Aku sempat vakum lama tidak menulis di blog setelah lulus kuliah. Kesibukan baru mempunyai buah hati membuatku melupakan yang namanya blog. Hingga tahun 2016  Aku tersambung dengan kakak tingkat semasa kuliah dulu. Beliau aktif ngeblog dan sudah menghasilkan uang dari hobi menulis di blog. Beliau memberi semangat agar aku aktif menulis di blog lagi. Akhir 2016 untuk pertama kalinya Aku menulis lagi setelah vakum bertahun-tahun. Dan 3 bulan kemudian Aku mendapat pekerjaan sebagai blogger, yaitu meliput salah satu event di Surabaya dengan fee yang banyak untuk seorang pemula. Aku tambah semangat dong. Apalagi setelah itu Aku mendapat tawaran menulis lagi meskipun blogku masih blog gratisan. Buat kakak tingkat yang sangat berjasa, makasih banyak telah menyeretku ke dunia penuh warna ini, dunia blogger. Semoga semua kebaikanmu kepadaku akan membawa banyak berkah dalam kehidupanmu.

MENGAPA MEMILIH DOT ID?


Setelah menyadari bahwa menulis membuatku senang, menulis adalah passionku. Aku mulai serius untuk konsisten menulis di blog. Menulis menjadi semacam terapi buatku. Aku bisa merasa lega dan bahagia setelah publish sebuah artikel. Aku ingin menulis lebih banyak  hal-hal yang bermanfaat untuk orang lain. Aku ingin mewarnai kehidupan orang lain dengan tulisanku layaknya fungsi crayon dalam buku gambar. Beberapa kali menulis artikel motivasi di blog. Bahkan, Aku punya label Relationship di blog yang isinya berbagi kisah inspiratif seputar pernikahan, tak jauh dari jurusanku selama kuliah yaitu Hukum Islam Perdata.   Jika ternyata Aku belum bisa memberi warna pada kehidupan orang lain, setidaknya lewat blogku Aku ingin bercerita betapa berwarnanya hidupku.

Melihat keseriusanku mengelola blog, suami akhirnya mengubah blog gratisanku dengan blog berbayar. Tapi keinginanku menyandang gelar dotcom dibelakang nama dekCrayon tidak disetujui oleh suami. Doi sebagai orang IT yang “lurus” memberikan ceramah bahwa untuk blog personal jangan menggunakan dot com. Karena menurutnya dotcom itu sebenarnya diperuntukkan bagi website perusahaan. Semua ada fungsinya masing-masing kenapa dot net,dot go,atau dot id. Setelah gagal membujuknya, akhirnya Aku rela menggunakan dot id. Meskipun sebenarnya Aku kurang paham dengan penjelasannya yang panjang lebar. Buat teman-teman yang kebanyakan menggunakan dot com jangan protes ya dengan jalan pikiran suami, hahahaha. Mungkin teman-teman punya pertimbangan tersendiri kenapa memilih dot com atau dot net. Ada yang bilang berhubungan dengan SEO dan lain sebagainya. Itu sah-sah saja. Tak ada yang salah dengan perbedaan pilihan. Hal yang lebih penting adalah kita sama-sama masih terus berkarya dengan menulis di blog kita tercinta

Itulah teman-teman kenapa blog ini adalah dekCrayon.id






1 comment:

  1. Beneran melekat di ingatan loh mbak, meskipun saya kadang bingung mau manggil mbak pakai apa, karena gak tau namanya hahaha.

    Kreatif2 banget pilihannya mbak :)

    ReplyDelete