Tuesday, July 18, 2017

Kenapa Harus Travelling?

Siapa yang gak suka kalau diajak travelling? sebagian besar orang senang dengan agenda jalan-jalan. Terutama bila destinasinya ke pegunungan atau pantai. Lebih senang lagi kalau diajak travelling  keliling Indonesia atau keliling dunia plus ada yang bayarin. Tapi ada lho yang memilih di rumah saja dan memilih menggunakan dana nya untuk kebutuhan lain selain travelling. bagi mereka travelling hanya menghabiskan uang dan tenaga. Padahal jika mereka tahu banyak banget manfaatnya pasti gak nolak kalau diajak travelling. Manfaat travelling berdasarkan pengalaman pribadi diantaranya :

Sarana Melepas Penat
Sebagai ibu rumah tangga yang sebagian besar waktunya ada di dalam rumah, pasti ada kalanya bosan melanda. Meski beberpa pekerjaan rumah sudah diserahkan ahlinya, tetap saja yang namanya suntuk tetaplah ada. Kadang rasa bosan itu bisa diobati dengan chit chat dengan para sahabat, bersentuhan dengan sosmed, atau ikut event blogger. Kalau kebosanan tersebut sudah dalam level akut dan solusi shopping sudah tidak mempan (kata orang obat setres paling ampuh itu shopping) maka pilihan yang tepat adalah travelling. Coba amati diri sendiri, saat merasa kondisi psikis mulai tak stabil, bawaanya kudu marah aja. Atau para suami coba perhatikan kondisi di rumah. Jika frekuensi omelan emak-emak kepada anggota keluarga lainnya semakin sering, kadang dibarengi dibarengi dengan intonasi yang kurang enak di dengar, itu tandanya emaknya anak-anak lagi penat dan butuh refreshing. Ajak Travelling meski tak harus jauh-jauh. Karena ngajak emak-emak travelling jauh itu artinya sama dengan pindahan, semua-mua dibawa.

Belajar Mengenal Dunia Luar
Dengan travelling itu kita jadi tahu banyak hal di luar sana. Ibarate tidak menjadi katak dalam tempurung. Ibarat buku, dengan travelling kita telah membaca banyak halaman. Gak stag di halaman daftar isi saja. Bila kita travelling ke luar kota atau luar pulau bahkan ke negeri orang maka kita akan tahu banyak hal, sesuatu yang gak ada di kota tempat kita tinggal. Begitu juga saat kita yang bertempat tinggal di kota besar lengkap dengan hiruk pikuknya, maka travelling ke alam akan memberikan sensasi beda. Udara yang masih segar, kabut, kicauan burung, deburan ombak akan membuat kita paham bahwa ada sisi dunia yang indah dan membuat kita lebih mengagumi ciptaan Tuhan. 

Belajar Menaklukkan Rintangan
Saat travelling kadang apa yang terjadi tidak sesuai dengan apa yang sudah direncanakan di awal keberangkatan. Medan yang terjal, suhu yang ekstrim, uang saku menipis hingga tersesat menjadi hal yang lumrah dijumpai oleh para traveller. Ketika dalam kondisi tersebut, kita dituntut untuk memutar otak bagaimana bisa mengatasi hambatan-hambatan yang muncul agar kita tetap bisa menikmati travelling kita. Jika kita terbiasa travelling maka kita juga akan semakin luwes menghadapi rintangan demi rintangan. Sehingga mental kita sudah terlatih menghadapi hal-hal yang tidak menyenangkan yang tidak sesuai dengan rencana kita. Dan dalam kehidupan sehari-hari kekuatan mental seperti itu sangat dibutuhkan. Ada banyak hal yang terjadi dalam hidup kita tidak sejalan dengan kemauan kita. Bila mental kita sudah terasah maka potensi depresi karena masalah yang berat pun bisa diminimalisir. Dan travelling adalah salah satu cara untuk mengasahnya.

oke kawan, kemanakah agenda travelling kalian bulan depan? 


2 comments:

  1. Hmm... Pengennya ke Bandung. Tetapi entah bisa atau nggak...

    ReplyDelete
  2. belajar menaklukan rintangan! yes, bener banget mbak! traveling bikin kita makin tangguh dari segi fisik maupun psikis. makin cerdas mengolah emosi juga keuangan hihihi

    ReplyDelete