Wednesday, May 30, 2018

Haruskah Berburu Skincare Anti-Aging di Usia 30 Tahun-an?


Usia 30 tahun itu usia yang sakral buatku. Jadi, saat menjelang usia 30 rasanya nano-nano antara sedih dan senang. Senang sekali masih diberi kesempatan berada di usia kepala tiga ini, Tapi sedih karena harus menerima kenyataan aku sudah tidak muda lagi. Kerutan-kerutan halus di wajah  sudah mulai muncul. Sebagai emak-emak yang ingin tetap terlihat muda tentu munculnya tanda-tanda penuaan itu lumayan mengganggu. Si Sulung saja masih duduk di bangku TK, akankah wajah emaknya terlihat "seboros" ini? Pengennya sih masih terlihat kinclong meski anak-anak beranjak dewasa. Usia boleh terus bertambah asal kulit wajah tetap terlihat bersih dan segar seperti masih berumur 20 tahun-an. Tak ada satu emakpun yang menolak dipuji awet muda. Kayaknya terlihat awet muda sepanjang usia menjadi dambaan semua wanita. Tak terkecuali aku dong.   


Berawal dari kegalauan yang tak berujung, akhirnya berfikir haruskah berburu skincare anti-aging di usia 30 an ini? Karena selama ini memakai produk perawatan yang umum sesuai dengan kebutuhan  kulit saja. Tapi  seiring bertambahnya usia maka bertambah lagi permasalahan kulit yang tidak bisa diabaikan. Tentunya permasalahan tersebut juga membutuhkan perawatan khusus yang berbeda dari sebelumnya. Jadi, menurutku penting memperhatikan skincare apa yang kita pakai di usia 30-an.  Mulailah aku berburu produk-produk perawatan untuk menghalau tanda-tanda penuaan dini ini.  Ternyata menemukan produk anti-aging yang sesuai juga tidak mudah. Ada banyak produk dari brand lokal maupun luar negeri berlomba-lomba meluncurkan produk anti-aging. Kita harus bijak dalam memilih produk perawatan yang kita butuhkan. Aku pribadi tidak mempermasalahkan harus memakai produk lokal ataupun produk dari negeri seberang asal cocok dengan kulitku, dan yang terpenting harganya masih bersahabat dengan kantongku.


Lalu, produk apa saja yang harus didahulukan untuk dibeli jika ingin memulai melakukan perawatan untuk mengatasi munculnya tanda-tanda penuaan dini? Aku memilih serum sebagai langkah awal melakukan perawatan kulitku. Serum khusus untuk anti-aging. Karena serum lebih menyerap maksimal ke kulit dibanding pelembab biasa. Serum-serum anti aging sudah banyak beredar di pasaran. Brand lokalpun sudah banyak yang mengeluarkan serum khusus anti-aging. Aku mencoba serum anti-aging produksi negeri tetangga Malaysia setelah menonton review produk tersebut di salah satu channel beauty vlogger. Bila punya anggaran lebih banyak bisa mencoba  serum anti-aging produk-produk dari brand korea yang sudah terkenal bagus hasilnya di kulit. Oiya, selain serum aku juga memakai facial wash anti-aging dari btand lokal. Ini sebagai produk penunjang saja. Sebenarnya masih ada beberapa produk anti-aging yang harus diburu untuk dibeli dalam beberapa minggu ke depan. Semoga usaha emak Agha untuk tampil awet muda bisa terwujud dengan rutin menggunakan produk-produk anti-aging di usia 30-an ini. Tentunya juga harus diimbangi konsumsi air putih, sayur dan buah yang cukup sebagai bentuk usaha maksimal untuk cantik paripurna di usia yang tak lagi muda. Oiya, untuk review lengkap masing-masing produk anti-aging yang aku pakai segera menyusul di postingan berikutnya ya. 

Bagaimana dengan kalian para emak? menurut kalian haruskah berburu skincare anti-aging di usia 30-an? kalau tidak harus memakai produk khusus di usia 30-an  kasih alasannya dong mak? 

BACA JUGA : Perawatan Untuk Kulit Keringku

2 comments:

  1. buatku perlu sih karena kulit yang sehat itu adalah investasi cuman ya produknya bisa dibeli berdasarkan kebutuhan

    ReplyDelete